Peluang Usaha Kota Solo, Surakarta

KOTA SURAKARTA
Jenis dan peluang investasi yang terbuka bagi investor di Kota Surakarta antara lain meliputi :
1. Industri/pabrik bibit plastik dengan Kapasitas produksi : 18.000 kg/hari, Lokasi dan luas lahan : TPA putri cempo 10002, (keterangan : pengelola dkp/investor)
2. Pabrik kompos, Kapasitas produksi : 110.000 kg/hari, Lokasi dan luas lahan TPA putri cempo 10002, (keterangan : pengelola dkp/investor)
3. Budidaya jahe gajah, dengan kapasitas produksi : 20.000/ha, Lokasi pendaringan 18 ha, prasarana yang tersedia lahan sumber air, (keterangan : tanah milik pemda Surakarta, pengelola koperasi petani)
4. Budidaya pohon jatimas, dengan kapasitas produksi : 4750 m3/5 tahun, lokasi dan luas lahan : kel. Jebres 5 ha, (Keterangan : tanah milik pemda)
5. Peningkatan Rumah pemotongan Hewan (RPH) tipe A, kapasitas 20 ekor perhari, lokasi di : sapu jagalan, prasarana penunjang yang tersedia berupa: RPH sapi tipe B, kandang sapi 2 unit, cold storage 1 buah
6. Pengusahaan/pengembangan rumah sakit hewan, dengan kapasitas produksi : 20 pasien/hari, lokasi dan luas lahan : jebres 2 ha.
7. Pengolahan hasil perikanan bandeng pindang, dengan kapasitas produksi : 5 ton/hari, lokasi dan luas lahan : Kel. Mojosongo 2000 m dan Kel. Gilingan
8. Peluang pembuatan pabrik bibit plastik, dengan kapasitas produksi : bahan baku tersedia 180.000 kg/hari berupa pemanfaatan sampah organik.
KABUPATEN BOYOLALI
Jenis dan peluang investasi yang terbuka bagi investor di Kabupaten Boyolali antara lain meliputi :
1. Peternakan
1. Di Kabupaten Boyolali, diantaranya Kecamatan Ampel, Cepogo, Musuk, Molosongo, dan Boyolali, dapat memproduksi air susu sapi 30.076.760 kg/th dengan manfaat sebagai minuman susu segar dan bahan baku susu bubuk, dan pemasaran Supply Jateng, DlY, dan Jakarta.
2. Ternak Potong terdapat di 19 Kecamatan Kabupaten Boyolali dengan produksi daging segar 6.268.012 Kg/th. dikonsumsi sebagai daging segar dan bahan baku Sosis, Bakso, Dendeng, dan Abon, dengan pemasaran Jateng dan Jakarta.
2. Pertambangan
Di daerah Kecamatan Cepogo, Desa Tumang, Kembangkuning, cabean Kunti dan Cepogo, terdapat kerajinan yang bahan bakunya dari tembaga, dengan hasil produksi 400.000 buah/th, dan pemasarannya Dalam Negeri dan Ekspor.
3. Kehutanan
Di Wilayah Kecamatan Banyudono, Mojosongo, Teras, Ampel, Cepogo, Sawit, Simo, dan Sambi terdapat pabrik penyulingan Minyak Atsir/Kenanga dan memproduksi 113,63 ton/th dengan luas areal yang tersedia 468 ha, sebagai bahan baku Minyak Wangi dan Kosmetik, pemasarannya Jateng, Jatim dan Jakarta.
4. Pertanian
Di Wilayah Kecamatan Ampel, Mojosongo, Teras, Boyolali Banyudono, terdapat tanaman pertanian Jagung Hibrida dengan luas areal 7.487 ha, dan produksi 37.683,20 ton/th. Sebagai konsumsi jagung segar dan bahan makan ternak dengan pemasaran Jateng.
5. Perkebunan
Di wilayah Kecamatan Musuk, Cepogo, Simo, Klego, Wonosegoro, Mojosongo, Boyolali, Teras, Karanggede, Nogosari terdapat peternak Ulat Sutra dengan luas Areal 81.50 ha. produksi 1.517 ton/th, sebagai bahan baku industri dan Benang Sutra dengan, tujuan pemasaran Jateng, Jatim dan Jakarta.
Jenis dan peluang investasi yang terbuka bagi investor di Kabupaten Klaten antara lain meliputi :
Investasi yang ditanam di wilayah Kabupaten Klaten dalam bidang Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) diantaranya adalah PT Sari Husada yang berlokasi di Desa Kemudo Kecamatan Prambanan.
Sebuah PMDN PT Sari Husada, yang memproduksi susu bagi bayi dan makanan bayi dengan berbagai merk yang sudah terkenal seperti SGM, SNM, Vitanova, yang terletak di desa Kemudo kecamatan Prambanan.
Investasi yang ditanam di wilayah Kabupaten Klaten dalam bidang Penanaman Modal Asing diantaranya adalah PT Aquaform.
Sebuah PMA (Perusahaan Modal Asing) PT. Aquaform di desa Janti kecamatan Polanharjo menghasilkan bibit ikan nila dan nila hitam, pembesarannya dilakukan di Waduk Wadaslintang, Kedungombo dan Gajahmungkur, produknya berupa Vitet untuk ekspor ke luar negeri.
1. Perkebunan
Produksi tembakau di Kabupaten Klaten dapat menembus pasar Internasional, tembakau jenis Voorstland yang banyak ditanam para petani diekspor ke Eropa terutama di Bremen, Jerman. Produksi tembakau jenis ini mengalami peningkatan rata-rata sebesar 7,54 % pertahun, dari 874 ton kering pada tahun 1994 naik menjadi 991 ton kering.
2. Jagung Sayur
Sektor agro industri menunjukkan skala peningkatan produksi yang cukup menggembirakan. Salah satu sektor agro industri yang sedang dikembangkan adalah pengolahan jagung sayur diolah dan
3. Aneka Industri
1. Industri Mebel
Sentra industri mebel ukir di Kabupaten Klaten banyak dijumpai di Desa Mirreng Kec. Trucuk dan Desa Serengan Kec. Juwiring pemasarannya mencapai seluruh daerah Indonesia dan menembus pasar manca Negara seperti Jepang, Amerika, Belanda dan Jerman.
2. Industri Gerabah
Industri gerabah berkualitas seni tinggi banyak terdapat di Desa Melikan Kec. Wedi, dan hasil produksinya banyak di Ekspor ke Negara Australia dan Inggris.
3. Industri Tenun dan Batik
Potensi industri Tradisional lainnya adalah industri Lurik Pedan yang dihasilkan dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Sentra produksinya terdapat di Desa Paseban Kec. Bayat.
4. Perikanan Budidaya ikan air tawar di Kab. Klaten juga menjanjikan, untuk berinvestasi dibidang usaha perikanan, terbukti peluang Investasi yang ditawarkan
5. Pariwisata
1. Bangunan Candi ini terletak dikawasan taman wisata Candi Prambanan, merupakan Candi Budha yang dibangun pada abad ke 19 oleh keluarga Syailiendra. Diperkirakan candi ini sebagai biara para biksu karena terdapat banyak kamar selain merupakan tempat wisata situs candi.
2. Candi Plaosan terletak di Desa Bugisan Kecamatan Prambanan merupakan bangunan candi dengan perpaduan arsitektur Hindu dan Budha. Candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya Pramudyawardani. Obyek wisata candi Plaosan ini letaknya tidak jauh dari taman wisata Candi Prambanan.
3. Makam Ki Ageng Pandanaran, terletak di Desa Paseban Kec. Bayat adalah salah satu tempat ziarah bagi umat Islam. Ki Ageng Pandanaran adalah tokoh dan ulama sebagai salah satu penyebar Agama Islam di Tanah Jawa.
KABUPATEN KARANGANYAR
1. Industri
1. Beberapa faktor pendukung Investasi di Kabupaten Karanganyar antara lain :
* Letak yang strategis pada Kawasan segitiga Emas "JOGLO SEMAR'
* Dekat Stasiun Kereta Api.
* Dekat Bandara Adi Sumarno.
* Zona Indutri Palur.
* Kawasan Inclustri Gondangrejo.
2. Beberapa peluang Investasi untuk pendirian pabrik
* Pabrik Mebel dan Handicraf, Tekstil, Garment, pengolahan hasil pertanian dll yang merupakan produk Ekspor, dengan Lokasi di Kecamatan Gondangrejo.
* Pabrik Air minum kemasan dengan bahan baku air bersih yang melimpah dari gunung Lawu yang digunakan untuk kebutuhan air minum yang memiliki pangsa pasar yang luas, dengan lokasi di Kecamatan Karangpandan dan Tawangmangu.
2. Perdagangan
1. Pengembangan Pusat Grosir, Lokasi di Kecamatan Jaten, Karanganyar.
2. Pengembangan Pusata Pergudangan, Lokasi di Kecamatan Jaten, Kebakramat.
3. Pengembangan Pasar Modern, Lokasi di Kecamatan Colomadi, Jaten, Karanganyar.
4. Pengembangan Pusat Perkantoran Bisnis, Lokasi di Kec. Colomadu Jaten.
3. Pertanian
Tanaman Pangan
1. Komoditi unggulan tanaman pangan dan hortikultura di Kab. Karanganyar seperti : Jeruk keprok Tawangmangu, Bawang putih, Duku Matesih, Durian, Ace, Salak Tawangmangu, merupakan peluang investasi, pengembangan produksi budidaya dan prosessing.
2. Perkebunan dan Kehutanan Berbagai komoditas perkebunan antara lain karet, kopi, kelapa, tanaman obat-obatan, sengon, dan perlebahan, dengan peluang investasi budidaya perkebunan dan prosesing serta pabrik chop stick dan bahan furniture.
3. Beberapa faktor pendorong investasi di bidang peternakan antara lain :
* Tersedianya lahan hijau makan ternak seluas 223 ha
* Pasar hewan
* Tersedianya saprodi
* Tersedianya institusi Akademi Peternakan di Kab. Karanganyar.
4. Perikanan Tersedianya Balai Benih lkan (BBI) di Kec. karanganyar dan Colomadu merupakan faktor pendukung pengembangan usaha perikanan untuk budidaya ikan tawes, leledumbo, nila merah, ikan hias, dan kolam pemancingan ikan.
Selengkapnya... !



